Senin, 09 Agustus 2010

CATATAN HITAM PACARAN

Ide pacaran bisa di emban siapa aja. Mulai dari abg sampai orang tuapun bisa mengusungnya, meskipun bentuk dan tempatnya beda. Cinta , lima huruf itu emang kadang bikin dilema, gimana nggak? Karena lima huruf akhirnya ABG atau siapapun mulai siap masuk dunia pacaran.
Eksistensi cinta pada diri manusia tidak akan di hizsab. Sebab, itu merupakan Qadha Allah. Dan sudah wajar bila manusia memiliki rasa itu. Tapi perwujudannyalah yang di atur. Apa jadi pacar, sahabat, temen deket, temen biasa, atau mungkin yang lainnya. Jadi ingat!
“Nggak ada yang ngelarang kamu atau siapapun untuk jatuh cinta, tapi perwujudannyalah yang di atur.”
Cinta Itu maknanya luas, tidak sesempit yang kebanyakan orang kira, yang hanya sebagai hubungan cowok dan cewek. Apakah kamu kira hubungan kamu dengan orang tua kamu tidak berlandaskan cinta? Menurut saya itu iya, kenapa? Karena tidak mungkin, kalau orang tua kita tidak cinta kita, apabila mereka benar tidak cinta, mau jadi apa kita? kenal dunia saja kita tau dari mereka. Kata seorang guru cinta itu maknanya sangat tinggi sehingga tidak mudah untuk di definisikan dengan kata-kata. Katanya juga cinta itu di bagi dua, cinta walaupun dan cinta karena. Cinta karena itu contohnya: cinta yang tidak tidak sepenuh hati, cinta cuma karena-karenaan karena cantik, tampan, pandai, atau mungkin yang lainnya. Sedang cinta walaupun itu: cinta kita pada sang pencipta Allah SWT.
Hmm…. Aneh bin ajaib memang. Urusan cinta yang di wujudkan lewat pacaran ini emang kadang nggak kenal ama yang namanya tempat dan waktu. Mau di angkot, di bus, ataupun di sekolah yang satu ini mudah di jumpai. Mereka tidak malu, padahal yang liat aja malu. Mereka juga nggak kenal ama waktu, mau pagi, siang, sore, ataupun malem mereka nempel terus. Persis kaya’ perangko.
Tapi kalau boleh meraba-raba, definisi dari cinta lewat pacaran itu sendiri dapat dilahat dari cara, kegiatan, aktifitas dan ritualnya ketika dua orang sedang Ehm…ehm………… Apalagi kalau bukan mojok berdua, nonton berdua, boncengan berdua, shoping berdua dan lain-lainnya. Padahal tau nggak? Antara dua orang yang berdua “bukan makhromnya” ketiganya adalah setan.
Ssstt…… setannya tergoda jadi provokator……….. deketin maksiat. ( dosa lho…! )
Pacaran sudah jelas bikin rugi, di akhirat? Udah jelas. Di dunia? Sebetulnya udah hanya aja tertutupi sama nikmatnya. Diantaranya:
  • Pertama, bikin berat di ongkos => Biasanya bagi cowo’. so harus cari anggaran tuk beli bensin ( antar jemput… ) juga apalagi paz jalan-jalan, tuk jajan, tuk inilah, tuk itulah dan lain sebagainya. Untuk cewe’nya, masa’ sich mau kencan baunya terasi ma sambal? Malulah…….. akhirnya harus beli bedak, lipstick, minyak wangi dan lain-lainnya.
  • Kedua, rahasia bisa kebongkar => Biasanya sich ini terjadi ketika kmu tukang gossip dan tau luar dalem kamu, missal buat yang tidurnya suka ngorok hati-hati, suka kentut sembarangan hati-hati, suka ngupil dan mungkin lain sebagainya HATI-HATI..!
  • Ketiga, menyita waktu => Waktu kamu belajar, hilang tuk telpon-telponan atau mungkin untuk sms-an ma si-dia plus kemaleman lagi, hilang dech jatah tidur kamu juga.
  • Keempat, resiko patah hati => Namanya juga pacaran, yang nikah aja terus cerai nggak kehitung jumlahnya, apalagi pacaran. Walau sesepele apapun masalahnya.
  • Kelima, resiko di dua’in => Kok bisa…? Bisalah…… kamu kan tak bisa mantau dia setiap hari, apalagi kalau pasangan kamu seorang idola, pasti banyak yang suka ma dia dan berebut dia, alhasil lama-lama diapun tergoda.
  • Keenam, resiko kebablasan => Ada orang yang sering bilang imannya kuat kok. Tapi ‘imronnya yang nggak kuat. Namanya juga sering berdua’an resiko ini pasti ada.
  • Ketujuh, menyita pikiran => Paztinya…… semua enyah kalau sudah mikirin dia. Dia adalah yang pertama, yang lainnya nanti bisa (nunggu dulu).
  • Kedelapan, mudah berbohong => Bilangnya sama orang tua, jatah uang sakunya habis buat inilah itulah and others (foto copy, beli buku, dsb.) padahal semua itu habis untuk ntraktir dan anggaran ‘antar jemput dia.
Nah, itu beberapa kerugiannya, sebenarnya masih banyak yang lainnya. Sudah jelaskan? paham….??? Ternyata pacaran nggak selamanya indah. Ada juga ruginya, banyak malahan…. Rasanya nggak sebanding memang jika waktu luang, prestasi belajar, play grup, kedekatan dengan keluarga, atau mungkin yang lainnya harus hilang. Karena waktu, pikiran, tenaga , dan materi yang kita punya banyak kita alokasikan pada si dia belum lagi tabungan dosa kita yang terus kita saldonya selama berpacaran. Padahal pacar itu sendiri belum tentu bisa mengembalikannya. Coba pikir kalau kita kena PHK (Putus Hubungan Kekasih). Apalagi ngasih jaminan kita selamat di akhirat. Rugikan……???
                                                                                                    By. MZMUSTHOFA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

sampaikanlah apa yang seharusnya kamu sampaikan...!